DKP Musi Banyuasin   |
Selamat Datang Di Situs Resmi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin di Jl. Kolonel Wahid Udin No.237 Telp./Fax. 0714 321307 - Sekayu 30711
Sambutan Kepala Dinas

Sambutan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin

Assalamualaikum Wr Wb...
Selamat datang di website informasi dinas ketahanan pangan kabupaten musi banyuasin semoga informasi yang di sajikan dapat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat umum.
Wassalamualikum Wr Wb..

H Ali Badri, S.T., M.T
Update News
Kalender
    Hari ini: 20 October 2018
    Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
    1 2 3 4 5 6
    7 8 9 10 11 12 13
    14 15 16 17 18 19 20
    21 22 23 24 25 26 27
    28 29 30 31
Jejak Pendapat
Bagaimana tingkat kepuasan anda dengan website ini?

Sangat Membantu
Membantu
Cukup Membantu
Tidak Membantu

Link Terkait
  • Home
  • Berita Lengkap
BERITA Politik

muba

Dikirim oleh admin

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Puluhan rumah yang berada di Desa Karang Anyar dan Karang Waruh, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) rusak akibat parah diterjang angin kencang sekitar pukul 00.00 WIB, Rabu (3/8/2016).

Bahkan dua tiang listrik roboh diterjang angin tersebut.

Kejadian angin kencang tersebut terjadi diawali dengan hujan yang berintensitas sedang di dua desa tersebut.

Namun, lama kelamaan volume hujan semakin deras disertai gemuruh petir, setelah itu angin kencang mulai menerjang beberapa rumah penduduk yang mayoritas berada di pinggir aliran Sungai Musi.

"Awalnya semalam itu hujan saja, tetapi lama kelamaan gemuruh bercampur kilat petir mulai terdengar. Selang berapa lama angin kencang kira-kira berkecepatan 80 kilometer menghantam rumah di sini," kata M Ali, warga Dusun I Karang Waru, Kecamatan Lawang Wetan Muba, Rabu (3/8/2016).

Dikatakannya, angin kencang berserta gemuruh tersebut berlangsung selama satu jam.

Bahkan rumah yang ditempati rumah miliknya bergoyang seakan mau roboh, pohon-pohon yang berada di samping rumah juga ikut tumbang karena kecepatan angin tersebut.

"Rumah-rumah di sini bergoyang kencang akibat angin tersebut, bahkan ada satu rumah kondisinya mengalami kerusakan cukup parah. Oleh karena itu kami mengharapkan pemerintah dapat menebang pohon-pohon yang sudah dianggap tua, takutnya pohon-pohon besar dapat membahayakan," ungkapnya.

Sopian, petugas PLN yang memperbaiki tiang listrik yang tumbang akibat angin kencang mengatakan, pasca kejadian tersebut listrik yang berada di dua desa mati karena tiang listrik mengalami kerusakan.

"Saat ini keadaan listrik di sini dalam keadaan mati, karena 1 tiang listrik patah dan bengkung 1 buah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Muba Sunaryo SSTP, melalui Kabid Kedaruratan BPBD Muba Fanfani Syafri ST, menambahkan pasca kejadian tersebut tim reaksi cepat (TRC) BPBD Muba sudah diterjunkan kelokasi kejadian.

Tim yang diterjunkan tersebut telah melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang rusak.

"Kita telah menerjunkan tim TRC kelokasi, jumlah tim yang kita terjunkan sebanyak 12 orang untuk mendata. Kejadian semalam tersebut bukan angin puting beliung, melainkan hanya angin kencang yang terjadi beberapa saat," jelasnya.